Afrika – Tanzania Negara Penghasil Kopi

Rasa kopi Tanzania dapat dibedakan menjadi dua, yaitu heavy bodied, sweet, dengan natural proses untuk Robusta dan Arabika yang tumbuh dekat danau Victoria, dengan rasa bright citrus, berry-like dengan proses pasca panen washed.

Tanaman kopi diperkenalkan ke Tanzania oleh misionaris katolik pada tahun 1898. Setelah sekian lama hanya mengenal kopi varietas Arabika, saat ini Tanzania juga membudidayakan kopi dengan varietas  Robusta, tetapi tetap, mayoritas tanaman kopi Tanzania berjenis Arabika – Bourbon, Kent, Nyassa, dan yang terkenal ialah Blue Mountain. Secara tingkat produksi, kopi Tanzania menunjukkan grafik produksi yang signifikan, dari 534.000 bags ekspor di tahun 2011, menjadi lebih dari 1 juta bags untuk ekspor di tahun 2012. Sekitar 20 persen pendapatan ekspor Tanzania didapat dari kopi., Salah satu tantangan yang dihadapi oleh petani maupun pemerintah Tanzania adalah, antara lain harga yang rendah, kurangnya pelatihan ditingkatan petani kopi dan perlengkapan yang kurang memadai.

Kebanyakan kopi dibudidayakan oleh pertanian keluarga, sekitar 450.000 keluarga terlibat dalam pembudidayaan kopi di Tanzania, dan pekerja dalam industri kopi ini kurang lebih sekitar 2.500.000 orang.

Sama dengan negara Afrika lainnya, kopi Tanzania juga dijual dalam lelang,  dimana ada potensi untuk melakukan perdagangan langsung dengan pembeli. Dengan kesempatan lelang secara langsung ini, kopi dengan kualitas tinggi dapat diganjar dengan harga yang tinggi pula, menciptakan siklus yang berkelanjutan dalam skala produksi jangka panjang.

Fakta Kopi Tanzania

Persentase ekspor untuk pasar luar negeri Tipe utama kopi Waktu panen Proses pasca panen Peringkat dunia sebagai produsen kopi
0,6% 70% Arabika (Bourbon, Kent Nyassa, Blue Mountain)

30% Robusta

Arabika : July – February

Robusta : April – Desember

Arabika : Washed

Robusta : Natural

Peringkat 18 sebagai produsen kopi dunia

 

Daerah di Tanzania yang terkenal sebagai penghasil kopi

  1. Kagera dan Bukoba : area ini sampai dengan barat laut sepanjang danau Victoria memproduksi kopi Robusta, dimana kebanyakan proses pasca panennya dilakukan dengan proses natural, dan didaerah ini menghasilkan sekitar 25% dari total produksi kopi Robusta Tanzania.
  2. Kilimanjaro dan Arusha : dataran tinggi Kilimanjaro mempunyai tanah vulkanik yang subur dan tempat dengan ketinggian yang cukup untuk memproduksi beberapa dari kopi Afrika terbaik.
  3. Usamba mountains : gunung ini adalah bagian pegunungan timur, 2 spesies baru kopi ditemukan digunung ini, menambah koleksi spesies kopi di Tanzania menjadi 16 spesies – dan spesies baru tersebut ditemukan atas kerja keras dan eksplorasi yang luar biasa dari pusat penelitian dan konservasi.
  4. Ruvuma dan Mbinga : dataran tinggi sebelah selatan telah memproduksi kopi lebih dari 50 tahun dan punya banyak potensi untuk ekspansi lebih besar lagi.
  5. Mbeya : kawasan penghasil kopi ini, dimiliki oleh generasi muda atau generasi kedua, dan menyumbang kopi yang cukup banyak untuk kuota ekspor Tanzania.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *